Indonesia Tolak Gabung Aliansi Militer Islam Pimpinan Saudi

BeritaBeritaViral.com ---  Sikap Indonesia tidak ikut serta dalam koalisi militer terorisme yang dipimpin Arab Saudi, padahal Indonesia mayoritas penduduknya beragama islam.




Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir mengatakan, bergabung dengan koalisi militer internasional tidak sejalan dengan Undang-Undang. "Ini sejak awal tidak sejalan dengan Undang-Undang," kata Juru bicara yang akrab disapa Tata ini.

Menurut dia, dua hari lalu, Arab Saudi menawarkan pada Indonesia melalu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk bergabung dengan rencana pembentukan Center for Counter Extremism and Terorism. "Saat itu, yang ditawarkan adalah sebuah Center," kata Tata.

Kemudian, ia menambahkan, Ibu Menteri meminta Arab Saudi untuk mengirimkan modalitas dan term of reference (TOR) dari rencana tersebut. Saat itu, Saudi mengatakan, akan meresmikannya besok. "Sampai hari ini, diresmikanlah koalisi militer pimpinan Arab," kata dia.

Baca juga: 34 Negara Bentuk Aliansi Militer Islam, Nama Indonesia tak Ada

Menurut dia, sejak awal koalisi militer tidak sejalan dengan Undang-Undang Indonesia yang menganut paham hubungan internasional bebas aktif.

Popular posts from this blog

Masih Ingat Ulfa Bocah 12 tahun yang dinikahi Syekh Puji? Begini nasibnya Kini

22 Gambar Pertumbuhan Janin dalam Perut yang Menyentuh Kalbu. Ah, Kuasa Tuhan Sehebat Itu

Apply online for credit card