Skip to main content

Dua Pembantai Satu Keluarga yang Tewas Akhirnya Ditangkap, Ini Foto Wajahnya




Terungkap pelaku Pembunuhan yang terjadi di Jl Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Keduanya masing-masing Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna, Gang Buntu Sekip, Lubukpakam, Deliserdang.

"Tersangka Andi ini ditangkap di Asahan, tepatnya di Desa Alim Ulu, Dusun II, Kecamatan Air Batu, Asahan," kata petugas kepolisian yang minta namanya tidak dimuat dalam pemberitaan, Rabu (11/4/2017).
Sementara itu, tersangka kedua bernama Irwansyah (33) warga Jl Galang simpang Jl STM Lubukpakam, Deliserdang ditangkap di satu rumah kontrakan di Kampung Tempel, Perbaungan, Serdangbedagai.

Saat ini, kedua tersangka tengah dalam perjalanan menuju Polda Sumut.
Namun, pelaku utama pembunuhan ini yakni Andi Lala belum diketahui jejaknya.
Ada kabar, Andi Lala sembunyi di rumah kerabatnya di kawasan Sei Rampah, Serdang Bedagai. Sebab, menurut penuturan keluarga, jika ada masalah, Andi pasti ke rumah famili ataupun temannya.
Terkait Pembantaian Sekeluarga Tewas, Hari Ini Polisi Tangkap Pria 35 Tahun Domisili Perbaungan
Pihak kepolisian dikabarkan berhasil menangkap terduga pelaku pembantaian satu keluarga yang terjadi di Mabar, Medan, Minggu (9/4/2017).

Polisi menangkap terduga pelaku pada Rabu (12/4/2017).

Informasi yang dihimpun www.tribun-medan.com, satu diantara beberapa pelaku yakni A (35) warga Lingkungan Tempel Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai.
Kepling Lingkungan Tempel, Suwardi (52) yang dikonfirmasi membenarkan kalau A telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Disebut kalau penangkapan A dilakukan pada Rabu pagi sekira pukul 07.00 WIB.
"Lebih dari 20an oranglah tadi polisinya datang. Si A inilah yang dibawa sama menantunya. Kalau A itu memang warga saya tapi menantunya bukan. Saya kurang tau siapa namanya. Polisinya dari Polda. Gak taulah saya apakah dia terlibat atau tidak," kata Suwardi.

Informasi yang didapat kalau A tinggal di rumah kontrakan yang ada di jalan Tanggul Lingkungan Tempel.
Selama ini terduga otak pelaku pembantaian yakni Andi Lala yang sekarang sudah menjadi DPO (daftar pencarian orang) bekerja mengelas di rumah kontrakan ini.
"Yang buat Pagar rumah kontrakan ini si Andi Lala. Mungkin Amri sama Andi ini kenal saat bekerja ngelas pagar di rumah kontrakan,"kata Suwardi.

Andi Lala Diduga Bersama Dua Orang Membunuh Keluarga Riyanto
Polisi menduga Andi Lala dibantu dua orang saat membunuh secara sadis Riyanto dan empat anggota keluarganya di rumah mereka Sabtu (8/4/2017).
Terlacak jejak Andi Lala bertamu ke rumah Riyanto di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

"Kami menduga selain Andi Lala, ada dua orang lainnya yang turut terlibat. Itu terbukti dari mobil rental yang sempat parkir di sekitar rumah korban dan hilangnya sepeda motor korban," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah.
Fallah belum bisa memberitahu identitas pelaku lainnya karena polisi belum menangkap Andi Lala yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan.

Andi Lala saja belum tertangkap, bagaimana kita mau tahu identitas pelaku lainnya. Doakan saja mudah-mudahan malam ini (kemarin) tertangkap, jadi besok (hari ini) bisa dipaparkan lagi oleh pak kapolda," kata dia.
Ditanyakan motif kasus pembunuhan ini terkait soal harta warisan, Fallah dengan tegas membantahnya.

Hal itu berdasarkan benda berharga lainnya milik korban yang tidak diambil pelaku dan hampir seluruh anggota dihabisi nyawanya menggunakan benda tumpul.
"Jika dilihat korban yang dibunuh dengan luka di kepala dan harta berharga lainnya yang tidak hilang, maka untuk sementara motifnya dendam," ungkap Fallah.
Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan menemukan barang bukti di kediamannya di Jalan Pembangunan II Desa Skip Kec. Lubuk Pakam Deli Serdang:

1. 4 (empat) buah handphone milik para korban
2. 1 (satu) buah laptop merek Acer milik Syifa Fadillah
3. 2 (dua) buah kartu Pembayaran SPP TPA Nurul Iman milik Syifa Fadillah
4. 1 (satu) buah tas sekolah warna merah strip hitam milik Syifa Fadillah
5. Dompet peralatan sekolah milik Syifa Fadillah
6. STNK sepeda motor Honda Vario an. RIANTO BK 6308 AEL
Pesan Polisi untuk Andi Lala: Segera Menyerah, Jangan Sampai Diamuk Massa
Polda Sumut mengimbau Andi Lala, pembunuh Riyanto dan anggota keluarganya untuk menyerahkan diri secepatnya. Andi masuk daftar pencarian orang.
Jangan sampai masyarakat menghakimi Andi karena perbuatan kejinya. Bahkan tindakan tegas dan terukur akan dilakukan aparat penegak hukum di seluruh Indonesia, khususnya Polda Sumut.
Pesan tersebut telah dikirimkan ke Mabes Polri untuk diteruskan ke seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

Andi masih sempat menjemput istri di Serdang Bedagai diduga setelah membantai keluarga Riyanto di rumahnya di Medan Deli beberapa waktu lalu.
Hal ini berdasarkan keterangan Reni Safitri, istri tersangka. Ia mengungkapkan pada Minggu (9/4/2017) pukul 02.00 WIB suaminya mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna hitam menjemputnya di kampung Pon Serdang Bedagai.

Mobil Xenia hitam BK 1011 HJ tersebut Andi sewa dari temannya, Ucok Gondrong. Mobil Ucok membuka tabir Andi sebagai pembunuh keluarga Rianto pada Sabtu (8/4/2017).
Mobil itu terlihat oleh warga terparkir di depan gang rumah Riyanto pada hari dan waktu yang sama saat kejadian.

Tim gabungan Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan mencari tahu pemiliknya ke Ditlantas Polda Sumut.
"Setelah diketahui identitas pemilik mobil, maka tim mendatangi alamat yang dimaksud dan menanyai pemiliknya yang ternyata memang mobil untuk direntalkan," kata Wakil Kapolda Sumut, Selasa (11/4/2017).

Mobil rental tersebut yang kini terparkir di halaman Ditreskrimum Polda Sumut disewa Andi Matalata alias Andi Lala, warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang sejak Sabtu pukul 21.00 WIB.
Menurut Sutini, istri dari pemilik mobil rental, pelaku menyewa mobil untuk tujuan ke Parapat.
Sumber :  tribun-medan.com





Popular posts from this blog

Kisah Sedih Pony, Orangutan yang dipaksa Jadi Pemuas Nafsu Pria di Kalimantan untuk Hasilkan Uang..

No matter how expensive your insurance policies are, they cannot save you from paying fines due to traffic offenses such as speeding, careless driving, or DUI (Driving under Influence). A DUI ticket is considered a major offense since you put your life and everybody else's into risk deliberately. You need to pay high fines depending on how serious the offense is. In case you are at fault in an accident when you are driving under influence of alcohol, you may get your driver license and vehicle registration suspended. Car insurance companies usually check your driving records before they can determine the next step. Insurers will consider the severity of the offense, your risk as driver, and economic demographics before they raise your premium rate, transfer you to high-risk class, or simply cancel your policy. Insurers will use those variables in different ways; some companies rank DUI a less of a risk compared to at-fault accident. Providing coverage to high-risk driver is as w…

Masih Ingat Ulfa Bocah 12 tahun yang dinikahi Syekh Puji? Begini nasibnya Kini

When it comes to vehicles, classic cars are absolutely at the top of the pyramid, with their amazing features setting them far apart from the rest of the crowd. Unfortunately, as is typical for anything that attracts attention, classic cars tend to attract a decent share of thieves and vandals. Additionally, because classic cars are rare and tend to be expensive, many large "major player" insurance companies and agents will not even offer insurance for them. But just because it can be mildly difficult to find the right kind of insurance for your classic car, that does not mean that you can simply drive around without any insurance. Many states require that your vehicle be insured, and you can face serious fines if you are caught driving without adequate insurance coverage. Finding the right kind of insurance for your classic car is going to take a little bit of time, and a lot of research. Even more research will be involved if you are set out to find the cheapest availabl…

22 Gambar Pertumbuhan Janin dalam Perut yang Menyentuh Kalbu. Ah, Kuasa Tuhan Sehebat Itu

There is an Act in New Jersey, called the Automobile Insurance Cost Reduction Act, which allows New Jersey drivers the ability to buy basic car insurance policies in New Jersey, for cheaper than all of the other available car insurance policies in the state. In all honesty, there isn't much that will beat the most inexpensive car insurance policy plan available, however there are some things that you should know about the insurance plan which is being offered before you eliminate all of your other options. The Automobile Insurance Cost Reduction Act is useful in that it allows all drivers to obtain inexpensive car insurance in New Jersey, because the policy that is offered is significantly cheaper than what you will pay for a standard automobile insurance policy. This basic car insurance policy includes $15,000 per person, for personal injury protection, and $250,000 for significant or permanent injuries. This plan also includes $5,000 of property damage per accident. Unfortunat…